Senin, 04 Februari 2013
Sang Penyair
Berbekal lantangnya ucap ia tantang dunia,
kelana adalah langkahnya yang takkan padam,
hitam tajam matanya selalu sayat nurani
geraian abu di puncak ubun tak lelah hiasi panggung.
berpijak ia dan terbentanglah untaian lagu kata
raga bagai suguhkan tari dalam indah bahasa
romantika hidup terangkai dalam carik kertas
kota ke kota ia jejak panggung puisi.
021012
Kamis, 24 Januari 2013
Pentiti Bumi
dalam anganmu terukir lantang asal usul mimpi
hanya tuk pastikan setapakmu tak lagi hilang
ketika kau titikan langkahmu sebagai kembara
yang baru saja bertunangan dengan bintang-bintang
kerlip embun tak lelah kau sambut dibalik bunga kantuk
kemegahan murungnya langit terus kau sapa dengan senyum
hingga akhirnya kakimu bernanah,
ragamu menggigil,
dan pelipismu bersumbat darah..
setelah kaucoba langkahi terjal itu..
kamar, 050712
Rabu, 16 Januari 2013
Dahulu, Sekarang, dan Semoga Nanti..
aku mencari dalam cermin bulan sabitmu
yang luruh terpantul dalam bola warnaku
aku mencari dalam cermin bulan sabitmu
yang dulu guratkan kata di jantungku
aku melirik lantunan mentari di lantai kamarku
yang ceritakan tajamnya jarum langit di tanah itu
yang teriakkan derasnya angin dikala senja terbunuh
yang rangkai kisah indah di atap paku pulau surgaku
aku mendengar bisikan lantang riak di bak airku
yang lukis rangkulan kalian di pundakku dulu
aku mendengar bisikan lantang riak di bak airku
yang berkisah tawa dan canda pada duniaku dulu
aku terisak menatap bulir kisahku dulu..
kamar, 050712
Selasa, 08 Mei 2012
Aroma Saat Itu
dawaiku lantunkan kerinduan,
jariku teriakkan asa..
indahnya asmara yang dipancarkan oleh kebahagiaan,
syahdunya cumbuan yang diberikan oleh kebebasan,
nikmatnya gairah yang dihantarkan oleh tantangan,
lembutnya bisikan yang dihantarkan oleh alam..
191010, kamar
Rabu, 25 April 2012
Simpang
Lagi kuterbuai olehnya yang tlah menutup tirai
namun entah,
gejolak romansa selalu menerjang
dalam ironi,
digapainya uluran tanganku
ditengah komitmen picisannya
aku dan dia,
bagai dua butir simalakama
Namun tak lelah kaki ini meniti jejak
hanya akal merajuk tuk tak melanjut
251010
Minggu, 22 April 2012
Aku masih ingin
53 tahun lewat 1 hari
Ayah hembuskan nafas pertama
Di tengah helaan sunyiku ini,
kukenang hembusan akhirmu 3 tahun lalu
Lihat dua albatros di ujung karang itu yah,
berduet mencari mangsa dengan lihainya.
Aku merindunya,
ketika kita berduet tempuh rintangan
yang kau sihir menjadi tantangan.
Aku masih ingin kau jaga
Aku masih ingin kau banggakan
Aku masih ingin kau bimbing
Aku masih ingin...
Aku rindu ayah...
Tidung, 230411
Ayah hembuskan nafas pertama
Di tengah helaan sunyiku ini,
kukenang hembusan akhirmu 3 tahun lalu
Lihat dua albatros di ujung karang itu yah,
berduet mencari mangsa dengan lihainya.
Aku merindunya,
ketika kita berduet tempuh rintangan
yang kau sihir menjadi tantangan.
Aku masih ingin kau jaga
Aku masih ingin kau banggakan
Aku masih ingin kau bimbing
Aku masih ingin...
Aku rindu ayah...
Tidung, 230411
Rabu, 18 April 2012
Rasa ??
Nikotin yang bersanding kafein memang luar biasa
Dibawanya jiwa ragaku telantarkan realita
Haru biru menderu saat kurebahkan tubuhku
Di bawah atap saung bambu jerih peluhku
Kulayangkan sesaat rohku dalam penantian
Menanti sosoknya yang seindah berlian.
Saung SWS, 141010
Langganan:
Komentar (Atom)