Luruhlah bayangmu dari maya,
menutup tirai benakku dari segala nyata,
dan akupun bersanding dengan syahdu,
yang entah bagaimana kau konjugasi dari tiada.
Gerai rupamu selubungi sadarku,
Niscaya indah cahaya yang mendaulat terang tanah
maaf kuciptakan hanyut mendua ini,
yang menggugahmu sisihkan serpihan lainmu
300410, ged. B
Sabtu, 23 Oktober 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar