Sabtu, 17 September 2011

Crescent

Menjejak kuselangkah dalam kenangan,
terngiang paras berlianmu 3 tahun lalu
disana tampak cakrawalaku tak berbatas
dalam bulan sabit matamu yang tak kusadari

Seribu mentari tlah kutatap membenam indah
namun tak pernah terbenam dewi malam di matamu
meski ratu hati sembat menambat hatiku
tak lelah pecahan jiwaku merindumu

Tak sekarang mampu kugenggam bulan sabitmu
mungkin tak sekarang kau kait di dermagaku sauhmu
mungkin nanti kita layari cakrawala bersama sang takdir
ketika paras kita buang dari cengkraman norma dunia

TBS, Jakarta, Juli 2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar